BAB 2: Persiapan Tools

Cara menginstal PHP, Composer, dan menyiapkan lingkungan pengembangan untuk Laravel 12.

Sebelum bisa membangun SimpanNotes — atau aplikasi Laravel apapun — mesinnya harus siap. Sama seperti seorang tukang kayu yang perlu memastikan gergaji, palu, dan pahat dalam kondisi baik sebelum mulai mengerjakan furnitur, kamu perlu PHP, Composer, dan beberapa tools pendukung terpasang dan berjalan dengan benar.

Bab ini memandu proses instalasi dari nol. Jika kamu sudah punya PHP dan Composer terinstal, tetap baca bagian verifikasi untuk memastikan versinya kompatibel dengan Laravel 12.

Yang Dibutuhkan

Laravel 12 membutuhkan beberapa prasyarat. Berikut daftarnya beserta versi minimum yang diperlukan:

KebutuhanVersi MinimumKeterangan
PHP8.2Disarankan PHP 8.4
Composer2.xPackage manager PHP
Node.js18.xUntuk kompilasi aset frontend
Database-MySQL, PostgreSQL, atau SQLite

Untuk ebook ini, kita akan menggunakan MySQL sebagai database dan SQLite sebagai alternatif ringan saat prototyping.

Menginstal PHP

macOS

Cara tercepat di macOS adalah menggunakan skrip otomatis dari php.new yang menginstal PHP, Composer, dan Laravel Installer sekaligus:

/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/mac/8.4)"

Alternatif lain yang populer adalah Laravel Herd — aplikasi native macOS yang mengelola PHP, Nginx, dan semua dependencies dalam satu antarmuka visual. Cocok jika kamu lebih suka tidak berurusan dengan terminal untuk manajemen environment.

Windows

Di Windows, jalankan perintah berikut di PowerShell sebagai Administrator:

Set-ExecutionPolicy Bypass -Scope Process -Force; [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol = [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol -bor 3072; iex ((New-Object System.Net.WebClient).DownloadString('https://php.new/install/windows/8.4'))

Laravel Herd juga tersedia untuk Windows jika kamu menginginkan pengalaman yang lebih visual.

Linux

/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/linux/8.4)"

Untuk distribusi berbasis Debian/Ubuntu, kamu juga bisa menggunakan repository Ondrej Sury yang menyediakan paket PHP terbaru:

sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php
sudo apt update
sudo apt install php8.4 php8.4-cli php8.4-mbstring php8.4-xml php8.4-curl php8.4-zip php8.4-mysql

Verifikasi Instalasi PHP

Setelah instalasi selesai, buka terminal baru dan jalankan:

php -v

Output yang diharapkan kurang lebih seperti ini:

PHP 8.4.4 (cli) (built: Feb 28 2025 ...)
Copyright (c) The PHP Group

Yang penting adalah angka versi di baris pertama — pastikan 8.2 ke atas.

Menginstal Composer

Composer adalah dependency manager untuk PHP. Laravel sangat bergantung padanya — hampir semua package dan library dikelola melalui Composer.

Jika kamu menggunakan skrip php.new di langkah sebelumnya, Composer sudah terinstal. Verifikasi dengan:

composer -V

Output yang diharapkan:

Composer version 2.8.x ...

Jika Composer belum ada, ikuti panduan instalasi resmi di getcomposer.org/download.

Menginstal Laravel Installer

Laravel menyediakan command laravel yang mempercepat pembuatan proyek baru. Instal secara global via Composer:

composer global require laravel/installer

Setelah selesai, pastikan direktori global Composer ada di PATH sistem kamu. Di macOS/Linux, tambahkan baris ini ke ~/.bashrc, ~/.zshrc, atau file konfigurasi shell yang kamu gunakan:

export PATH="$HOME/.composer/vendor/bin:$PATH"

Kemudian reload konfigurasi:

source ~/.zshrc

Verifikasi dengan:

laravel -V
Laravel Installer 5.x.x

Jika command laravel tidak ditemukan setelah instalasi, coba jalankan composer global show laravel/installer untuk memastikan package terinstal, lalu periksa kembali pengaturan PATH di shell kamu.

Menginstal Node.js

Node.js dibutuhkan untuk mengompilasi aset frontend seperti CSS dan JavaScript. Laravel menggunakan Vite sebagai build tool defaultnya.

Cara paling fleksibel adalah menggunakan NVM (Node Version Manager) yang memungkinkan kamu mengelola beberapa versi Node.js:

# Instal NVM
curl -o- https://raw.githubusercontent.com/nvm-sh/nvm/v0.40.1/install.sh | bash

# Instal Node.js versi LTS terbaru
nvm install --lts
nvm use --lts

Verifikasi:

node -v   # v22.x.x atau lebih baru
npm -v    # 10.x.x atau lebih baru

Menyiapkan Database

Untuk ebook ini kita akan menggunakan MySQL. Jika kamu belum memiliki MySQL, ada dua pilihan yang mudah:

MySQL via Docker (direkomendasikan jika Docker sudah terinstal):

docker run -d \
  --name mysql-laravel \
  -e MYSQL_ROOT_PASSWORD=rahasia \
  -e MYSQL_DATABASE=simpannotes \
  -p 3306:3306 \
  mysql:8.4

MySQL tradisional — unduh dan instal dari dev.mysql.com/downloads. Untuk macOS, DBngin adalah cara termudah untuk mengelola MySQL, PostgreSQL, dan database lainnya tanpa konfigurasi manual.

Bab ini tidak mencakup instalasi MySQL secara mendetail karena prosesnya berbeda-beda tergantung sistem operasi. Dokumentasi resmi MySQL dan panduan distribusi Linux yang kamu gunakan adalah sumber terbaik untuk langkah-langkah spesifik.

Ringkasan: Cek Semua Komponen

Sebelum lanjut, pastikan semua komponen berikut sudah siap dengan menjalankan perintah verifikasi satu per satu:

php -v        # PHP 8.2+
composer -V   # Composer 2.x
laravel -V    # Laravel Installer 5.x
node -v       # Node.js 18+
npm -v        # NPM 10+

Jika semua perintah menghasilkan output tanpa error, lingkungan pengembangan sudah siap. Kita bisa mulai berkenalan dengan framework itu sendiri — bagaimana Laravel dibangun, pola apa yang ia gunakan, dan mengapa arsitekturnya terasa intuitif setelah kamu memahami konsepnya.

Referensi

  1. 1Laravel 12.x Installation — laravel.com
  2. 2Composer Download & Installation — getcomposer.org
  3. 3NVM — Node Version Manager — github.com/nvm-sh/nvm