Studi Kasus

BAB 24: Install Laravel

Membuat proyek Laravel baru dengan Composer dan memahami struktur direktori yang dihasilkan.

Pengantar di bab sebelumnya sudah menjelaskan apa yang akan dibangun. Sekarang waktunya mulai dari baris pertama — menginstal Laravel dan memastikan proyek baru berjalan di browser.

Membuat Proyek Baru

Ada dua cara membuat proyek Laravel baru. Cara pertama menggunakan Laravel Installer:

BashBASH
laravel new manajemen-catatan

Cara kedua menggunakan Composer langsung, cocok jika kamu belum menginstal Laravel Installer:

BashBASH
composer create-project laravel/laravel manajemen-catatan

Keduanya menghasilkan proyek yang identik. Pilih yang paling mudah di sistem kamu. Proses ini membutuhkan koneksi internet dan beberapa menit tergantung kecepatan download.

Setelah selesai, masuk ke direktori proyek:

BashBASH
cd manajemen-catatan

Jalankan development server bawaan Laravel:

BashBASH
php artisan serve

Buka browser dan akses http://localhost:8000. Jika kamu melihat halaman selamat datang Laravel, instalasi berhasil.

Struktur Direktori

Proyek Laravel baru punya banyak folder. Tidak semua perlu dipahami sekarang, tapi kenali yang paling sering disentuh selama studi kasus ini:

CodeTEXT
manajemen-catatan/
  app/
    Http/
      Controllers/    <- controller kamu di sini
    Models/           <- Eloquent model
  database/
    migrations/       <- file migrasi
    seeders/          <- seeder untuk data awal
    factories/        <- factory untuk data dummy
  resources/
    views/            <- file Blade template
  routes/
    web.php           <- definisi route aplikasi web
  .env                <- konfigurasi environment (database, dll)

Folder lain seperti bootstrap/, config/, public/, storage/, dan vendor/ ada dan penting, tapi untuk studi kasus ini kamu jarang perlu menyentuhnya langsung.

File .env tidak pernah di-commit ke Git karena berisi informasi sensitif seperti kredensial database. Nilai defaultnya diambil dari .env.example yang sudah disertakan di repositori.

Konfigurasi Application Key

Laravel menggunakan application key untuk enkripsi session dan data sensitif lainnya. Key ini sudah otomatis di-generate saat instalasi, tapi jika karena suatu alasan belum ada:

BashBASH
php artisan key:generate
CodeTEXT
   INFO  Application key set successfully.

Mengubah Nama Aplikasi

Buka file .env dan sesuaikan beberapa nilai awal:

CodeINI
APP_NAME="Manajemen Catatan"
APP_ENV=local
APP_DEBUG=true
APP_URL=http://localhost:8000

APP_DEBUG=true memastikan error ditampilkan secara detail di browser selama pengembangan. Nilai ini harus diubah ke false sebelum deploy ke production.

Verifikasi Instalasi

Jalankan perintah berikut untuk memastikan semuanya terkonfigurasi dengan benar:

BashBASH
php artisan about
CodeTEXT
  Environment ................................................................
  Application Name ......................................... Manajemen Catatan
  Laravel Version .................................................... 12.54.1
  PHP Version ......................................................... 8.2.x
  Composer Version ..................................................... 2.x.x
  Environment .......................................................... local
  Debug Mode ......................................................... ENABLED
  URL ......................................................... localhost:8000
  Maintenance Mode ....................................................... OFF

Jika Application Name sudah menampilkan "Manajemen Catatan" dan Laravel Version menunjukkan 12.x, proyek siap dilanjutkan ke langkah berikutnya: menghubungkan ke database.

Referensi

  1. 1 Installation — Laravel 12.x Documentation
  2. 2 Directory Structure — Laravel 12.x Documentation