Laravel Boost: MCP Server untuk AI-Assisted Development di Laravel
Laravel Tutorial AI Tools #laravel #laravel-boost #mcp #claude-code

Laravel Boost: MCP Server untuk AI-Assisted Development di Laravel

A
Abd. Asis
6 min read
Bagikan:

Bekerja dengan AI assistant seperti Claude Code di proyek Laravel sering terasa seperti meminta seseorang yang baru bergabung untuk langsung menulis kode — AI-nya pintar, tapi tidak tahu di mana letak skema database kita, package apa yang sudah terinstall, atau pola seperti apa yang digunakan di proyek ini.

Laravel Boost hadir untuk menjawab masalah tersebut. Package resmi dari tim Laravel ini berfungsi sebagai MCP (Model Context Protocol) server yang memberi AI agent akses langsung ke struktur aplikasi: skema database, routes, log terbaru, hingga database dokumentasi internal yang berisi lebih dari 17.000 potongan pengetahuan spesifik Laravel. Hasilnya, AI tidak lagi menebak-nebak — ia bekerja dengan konteks yang nyata.

Versi 2.3.0 membawa beberapa tambahan penting: panduan migrasi Inertia v3 yang interaktif, dukungan log berformat JSON, dan perbaikan untuk PHP 8.4. Ada juga breaking change yang perlu diperhatikan jika kamu sudah menggunakan versi sebelumnya.

Memahami Cara Kerja Laravel Boost

Sebelum instalasi, penting untuk memahami apa yang sebenarnya dilakukan Boost di belakang layar.

Boost menjalankan sebuah MCP server lewat perintah php artisan boost:mcp. Saat AI agent (seperti Claude Code atau Cursor) terhubung ke server ini, ia mendapatkan akses ke serangkaian tools yang bisa dipanggil sesuai kebutuhan. Tools ini memungkinkan agent untuk melakukan query ke database, membaca log, mengambil informasi routes, hingga mencari dokumentasi Laravel berdasarkan versi yang terinstall.

Selain MCP server, Boost juga menyuntikkan AI guidelines — instruksi kontekstual tentang konvensi Laravel — ke dalam sesi kerja agent. Guidelines ini dimuat di awal, sementara agent skills yang lebih spesifik (misalnya untuk Livewire atau Inertia) baru diaktifkan saat agent mendeteksi kebutuhan domain tersebut.

Boost hanya dibutuhkan sebagai dev dependency — tidak perlu ada di production. Package ini dirancang untuk mempercepat proses development, bukan untuk runtime aplikasi.

Instalasi dan Konfigurasi Awal

Boost dapat diinstall di proyek Laravel 10, 11, dan 12 dengan PHP 8.1 ke atas. Mulai dengan menambahkan package via Composer:

composer require laravel/boost --dev

Setelah itu, jalankan perintah instalasi utama:

php artisan boost:install

Perintah ini akan memandu kita memilih AI agent yang digunakan, lalu menghasilkan file guidelines di direktori .ai/, mengatur konfigurasi MCP, dan membuat file boost.json di root proyek. Proses ini interaktif — Boost akan menanyakan stack yang digunakan (Livewire, Inertia, Pest, dll) untuk mengaktifkan guidelines yang relevan.

Menghubungkan ke Claude Code

Untuk Claude Code, koneksi ke MCP server biasanya terdeteksi otomatis setelah boost:install. Jika tidak, jalankan perintah ini di direktori proyek:

claude mcp add -s local -t stdio laravel-boost php artisan boost:mcp

Untuk editor lain seperti Cursor atau GitHub Copilot, konfigurasi manual bisa dilakukan lewat file JSON:

{
    "mcpServers": {
        "laravel-boost": {
            "command": "php",
            "args": ["artisan", "boost:mcp"]
        }
    }
}

Menjaga Guidelines Tetap Mutakhir

Guidelines yang dihasilkan Boost bisa berubah seiring update package. Tambahkan perintah update ke composer.json agar guidelines otomatis diperbarui setiap kali composer update dijalankan:

{
    "scripts": {
        "post-update-cmd": [
            "@php artisan boost:update --ansi"
        ]
    }
}

MCP Tools yang Tersedia

Setelah terhubung, AI agent memiliki akses ke tools berikut yang bisa dipanggil secara on-demand:

ToolFungsi
application-infoMembaca versi PHP/Laravel, database engine, packages, dan daftar Eloquent models
database-schemaMengambil skema lengkap database
database-queryMengeksekusi query langsung ke database
database-connectionsMelihat koneksi database yang tersedia
read-log-entriesMembaca N entri log terakhir
last-errorMengambil error paling akhir dari log
browser-logsMengakses logs dan error dari browser
get-absolute-urlMengkonversi relative path ke absolute URL
search-docsMencari dokumentasi Laravel berdasarkan paket yang terinstall

Tools search-docs adalah salah satu yang paling berdampak. Boost memelihara database internal dengan lebih dari 17.000 potongan dokumentasi yang di-index secara semantik — mencakup Laravel core, Livewire, Inertia, Filament, Pest, Tailwind CSS, hingga Nova. Agent akan otomatis memanggil tool ini saat butuh referensi API atau konvensi spesifik versi.

Yang Baru di Versi 2.3.0

Panduan Interaktif Migrasi Inertia v3

Salah satu tambahan paling praktis di versi ini adalah MCP prompt khusus untuk migrasi dari Inertia v2 ke v3. Saat dipanggil, prompt ini otomatis mendeteksi frontend adapter yang terinstall di proyek — apakah React, Vue, atau Svelte — dan hanya menampilkan instruksi yang relevan untuk adapter tersebut.

Ini berguna karena Inertia.js v3 membawa sejumlah perubahan yang berbeda penanganannya tergantung stack frontend. Daripada mencari panduan migrasi secara manual, agent bisa langsung memandu proses upgrade dengan konteks proyek yang nyata. Kita juga memiliki artikel terpisah tentang fitur baru dan panduan migrasi Inertia.js v3 Beta jika ingin melihat detailnya terlebih dahulu.

Dukungan Log Berformat JSON

Tools pembacaan log sebelumnya hanya bisa mem-parsing log berformat teks PSR-3 standar. Versi 2.3.0 menambahkan kemampuan mendeteksi dan mem-parsing log berformat JSON — mendukung output dari JsonFormatter, LogstashFormatter, dan LogglyFormatter milik Monolog.

Deteksinya otomatis: jika entri log berformat JSON, Boost akan memisahkannya berdasarkan baris baru alih-alih mencari timestamp PSR-3.

Perbaikan Stdout Corruption di PHP 8.4

PHP 8.4 memperkenalkan beberapa deprecation notice baru yang bisa muncul di stdout dan merusak output JSON dari MCP server. Versi 2.3.0 mengatasi ini dengan mengarahkan semua error dan warning ke stderr, serta membersihkan konten non-JSON dari stdout sebelum dikirim ke AI agent.

Breaking Change: Enam MCP Tools Dihapus

Ini yang perlu diperhatikan jika sudah menggunakan versi sebelumnya. Enam tools berikut dihapus di versi 2.3.0:

  • list-artisan-commands
  • list-routes
  • tinker
  • get-config
  • list-available-env-vars
  • list-available-config-keys

Tools ini dihapus karena fungsinya sudah bisa dilakukan langsung lewat perintah Artisan. Jika workflow agent kita mengandalkan tools tersebut, konfigurasi agent perlu diperbarui untuk menggunakan perintah Artisan secara langsung — misalnya php artisan route:list sebagai pengganti list-routes, atau php artisan tinker untuk menggantikan tool tinker.

Jika kamu punya custom agent configuration yang memanggil salah satu dari enam tools di atas, agent tersebut akan error setelah upgrade ke v2.3.0. Perbarui konfigurasi sebelum upgrade.

Guidelines dan Skills: Konteks yang Selalu Relevan

Selain MCP tools, Boost juga mengelola dua lapisan konteks untuk AI agent.

AI Guidelines dimuat di awal setiap sesi dan berisi konvensi foundational — cara menulis model, controller, service class, dan pola-pola umum Laravel. Guidelines ini tersedia untuk berbagai kombinasi stack: Laravel core, Pest, Livewire, Inertia (React/Vue/Svelte), Flux UI, Tailwind CSS, hingga Sail.

Agent Skills bersifat on-demand. Agent akan mengaktifkan skill yang relevan saat bekerja di domain tertentu. Misalnya, skill livewire-development akan aktif saat agent mendeteksi pekerjaan yang berkaitan dengan Livewire component. Skill yang tersedia antara lain pest-testing, inertia-react-development, fluxui-development, dan folio-routing.

Keduanya bisa dikustomisasi. Guidelines tambahan bisa ditambahkan sebagai file .blade.php atau .md di .ai/guidelines/, sementara custom skill bisa dibuat dengan menambahkan direktori berisi SKILL.md di .ai/skills/.

Kesimpulan

Laravel Boost mengisi celah yang selama ini ada di workflow AI-assisted development: AI yang benar-benar paham konteks proyek, bukan hanya tahu sintaks bahasa. Dengan akses ke skema database, routes, logs, dan database dokumentasi semantik, agent bisa memberikan bantuan yang jauh lebih presisi. Versi 2.3.0 memperkuat fondasi ini dengan dukungan JSON logs, panduan migrasi Inertia v3, dan kompatibilitas PHP 8.4 — menjadikannya pilihan yang semakin matang untuk workflow development modern berbasis AI.

Referensi

  1. 1Laravel Boost — Dokumentasi Resmi Laravel 12.x
  2. 2laravel/boost — Repository GitHub Resmi
  3. 3Announcing Laravel Boost — Laravel Blog
  4. 4Inertia.js — Dokumentasi Resmi

Tentang Penulis

Abd. Asis

Abd. Asis

Software Developer dan Laravel Programmer dari Madura, Indonesia. Passionate tentang PHP, Laravel, dan teknologi web modern.

Komentar

Artikel Terkait

Artikel lain yang mungkin menarik untuk kamu