BAB 4: Program Pertama — Hello World
Tulis dan jalankan program Python pertamamu, pahami struktur dasar script Python, dan cara menjalankannya dari terminal.
Di bab sebelumnya kamu sudah memilih editor dan membuktikan bahwa Python berjalan dengan baik di komputermu. Kita sudah melewati bagian setup — sekarang tidak ada lagi alasan untuk menunda. Saatnya menulis program Python yang pertama dan benar-benar memahami apa yang terjadi di setiap barisnya.
Tradisi yang Tidak Pernah Usang
Hampir setiap buku pemrograman, kursus online, dan tutorial di internet memulai dengan program yang sama: menampilkan teks “Hello, World!” ke layar. Ini bukan klise tanpa alasan.
Hello World adalah cara paling cepat untuk membuktikan tiga hal sekaligus: Python sudah terpasang dengan benar, editor sudah terhubung ke interpreter yang tepat, dan kamu sudah siap menjalankan kode. Satu program, tiga konfirmasi.
Struktur Project Python Pertama
Sebelum menulis kode, kita perlu tempat yang rapi untuk menyimpannya. Buat folder baru di komputermu — misalnya di Documents atau di mana pun kamu biasa menyimpan file — dan beri nama belajar-python.
Di dalam folder itu, buat file baru bernama hello.py.
Kenapa .py? Ekstensi ini yang memberi tahu editor dan sistem operasi bahwa file tersebut berisi kode Python. Tanpa ekstensi yang benar, editor tidak akan memberi syntax highlighting, dan perintah python di terminal tidak akan mengenalinya sebagai script Python.
belajar-python/
└── hello.py
Struktur ini sederhana, tapi konsisten dengan cara developer Python mengorganisasi project kecil mereka.
Menulis Kode Pertama
Buka hello.py di editor yang kamu pilih di Bab 3, lalu tulis:
# hello.py
print("Hello, World!")
Simpan file. Dua baris itu sudah cukup untuk program pertama yang valid.
Menjalankan Program
Buka terminal — di VS Code kamu bisa menekan Ctrl+`` untuk membuka terminal terintegrasi langsung di dalam editor. Pastikan kamu berada di folder belajar-python, lalu jalankan:
python hello.py
Output yang muncul:
Hello, World!
Itu dia. Program Python pertamamu sudah berjalan.
Di beberapa sistem Linux dan macOS, perintahnya mungkin python3 (bukan python) karena Python 2 masih terpasang sebagai python. Kalau python hello.py memberi error, coba python3 hello.py.
Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Dua baris kode tadi mungkin terlihat sepele, tapi ada beberapa hal yang perlu dipahami.
Komentar dengan Tanda #
Baris pertama diawali dengan # — ini adalah komentar. Python mengabaikan sepenuhnya semua teks setelah tanda # di baris yang sama. Komentar hanya untuk manusia yang membaca kode, bukan untuk Python.
Kita menulis # hello.py sebagai label untuk menandai nama file. Ini konvensi yang berguna ketika kamu punya banyak file dan ingin cepat tahu sedang membaca file mana.
Fungsi print()
Baris kedua adalah inti programnya. print() adalah built-in function Python — fungsi bawaan yang sudah tersedia tanpa perlu mengimpor library apa pun. Tugasnya satu: menampilkan teks ke layar.
Teks "Hello, World!" diapit tanda kutip ganda — ini yang disebut string, yaitu tipe data untuk menyimpan teks. String bisa ditulis dengan kutip ganda (") atau kutip tunggal ('), hasilnya sama persis:
# hello.py
print("Hello, World!") # kutip ganda
print('Hello, World!') # kutip tunggal — sama saja
Hello, World!
Hello, World!
Kenapa Tidak Ada Titik Koma?
Kalau kamu pernah melihat kode JavaScript atau PHP, mungkin kamu bertanya-tanya: kenapa tidak ada ; di akhir baris?
Di Python, akhir baris sudah menandai akhir statement. Titik koma tidak diperlukan — bahkan, menulis titik koma di Python dianggap tidak idiomatis meski teknisnya tidak error. Python memang dirancang untuk membersihkan semua karakter yang tidak perlu.
Mencetak Lebih dari Satu Baris
Coba kembangkan program tadi. Ubah hello.py menjadi:
# hello.py
print("Hello, World!")
print("Ini program Python pertama saya.")
print("Python itu menyenangkan!")
Hello, World!
Ini program Python pertama saya.
Python itu menyenangkan!
Setiap pemanggilan print() menghasilkan satu baris output. Python menjalankan kode dari atas ke bawah, baris per baris — urutan penulisan menentukan urutan eksekusi.
Mencetak Teks Kosong
print() tanpa argumen apa pun akan mencetak baris kosong. Ini berguna untuk memberi jarak visual pada output:
# hello.py
print("Baris pertama")
print()
print("Baris ketiga — ada jarak di atas")
Baris pertama
Baris ketiga — ada jarak di atas
Latihan
Sebelum lanjut ke bab berikutnya, coba tiga latihan singkat ini dengan file hello.py yang sudah kamu buat:
- Ubah teks di dalam
print()menjadi namamu sendiri — misalnyaprint("Halo, saya Budi!"). Jalankan dan pastikan outputnya sesuai. - Tulis program yang mencetak tiga baris: nama lengkapmu, kota asalmu, dan bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari. Setiap informasi di baris terpisah.
- Tambahkan baris kosong di antara nama dan kota menggunakan
print()tanpa argumen.
Tidak ada kode yang perlu ditunjukkan di sini — cukup coba sendiri dan lihat apakah output-nya sesuai ekspektasi.
Kamu sudah bisa menjalankan program Python dan memahami apa yang terjadi di setiap barisnya. Tadi kita sempat menyentuh # sebagai cara menandai nama file — tapi komentar punya lebih banyak kegunaan dari sekadar label. Di bab berikutnya, kita akan bahas kapan dan bagaimana menulis komentar yang benar-benar membantu, bukan yang justru mengotori kode.